Hacked by RezquerrA thecodebreaker


Do you remeber me,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,? dearly beloved,diarra

Not a far cry dream
For the eyes
I dunno where they are.....
Look at stars
on north sky

For the eyes
I dunno where they are.....
You could see a poor guy
who always tries
flying so high

For the eyes
I dunno where they are......

Sorry, I couldn't keep my promise
to show you the land of promise........
Even I broke the zarathusta,
It wouldn't change a bit

They have riidzyque blood, just like you
Yet, you're the only one....
who seeked the place of memory.....
you're the one and only.....
who believed that...
the chronicle of qual and the promised land.....
are NOT A FAR CRY DREAM
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

PERJALANAN MALWARE LOKAL DAN PERJALANANNYA


Ketika pertengahan 2006-2007 malware lokal pertama kali meledak hingga saat ini belum juga ada tanda-tanda penurunan yang berarti, populasi malware bukannya semakin menurun tetapi sebaliknya meningkat dan terus meningkat. Terbukti beberapa vendor anti virus terkemuka sering kali kecolongan oleh malware lokal. Bukan hanya populasinya, mungkin hukum evolusi berlaku juga bagi malware lokal, berbagai teknik yang digunakanpun semakin canggih, semakin canggihnya teknik yang digunakan malware maka semakin sulit pula engine anti virus melacak keberadaannya. Virus lolos oleh deteksi engine anti virus yang up-to-date sudah menjadi hal biasa bahkan John Stewart Chief Security Officer (CSO) Cisco pernah mengatakan bahwa anti virus buang buang duit saja, karena tetap tidak dapat memberikan keamanan yang maksimal.

Munculnya malware lokal di Indonesia sebenarnya sudah sangat lama, diawali oleh virus bernama Denzuko muncul pada tahun 1991 dibuat oleh anak bandung bernama Denny Yanuar Ramadhani. Virus ini juga sudah mengimplementasikan teknik counter malware, teknik dimana virus akan menghancurkan virus lainnya mirip seperti worm brontok yang mencoba menghancurkan dominasi malware lokal lainnya.

Apa sih yang menyebabkan populasi malware di Indonesia semakin hari semakin meningkat? Awalnya saya memprediksikan bahwa perkembangan malware di Indonesia lambat laun akan menurun, karena saya kira malware di Indonesia adalah trend sesaat, artinya suatu saat ketika trend itu mulai menjadi hal yang biasa maka trend itu akan menghilang dengan sendirinya, tetapi yang terjadi justru sebaliknya, bahkan malware lokal seakan tidak rela apabila daerah jajahannya dikuasai oleh malware import. Lalu apa yang menyebabkan populasi malware di Indonesia meningkat? Kemungkinan besar faktor penyebabnya adalah :
- Virus komputer semakin mudah dibuat.
- Semakin banyak bermunculan komunitas underground.
- Cyberlaw (UU ITE) belum terimplementasikan secara maksimal.

Tiga faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap populasi malware lokal di Indonesia. Saya coba jelaskan satu-persatu.

1. Virus komputer semakin mudah dibuat.

Pada jaman dahulu untuk membuat satu virus komputer dibutuhkan skill yang mendalam tentang seluk beluk komputer dan bahasa pemrograman low level yang rumit dan kompleks. Tetapi seiring dengan perkembangan teknologi komputer semuanya menjadi mudah. Munculah bahasa pemrograman yang mudah dipahami, program komputer (software) semakin mudah dibuat, sisi negatifnya virus komputer juga semakin mudah dibuat. Bahkan saat ini sudah tersedia sangat banyak tool-tool berupa virus generator yang pada jaman dahulu diawali oleh program bernama VCL (Virus creation library) dimana program tersebut mampu membuat model atau varian virus secara instan tanpa membutuhkan skill pemrograman sama sekali, sehingga anak SD pun mampu membuatnya, ruang bagi pembuat virus lokal pun semakin luas dan banyak dengan berbagai macam teknik yang semakin lama semakin canggih tak kalah dengan anti virus.

2. Semakin banyak bermunculan komunitas underground.

Semakin banyaknya komunitas underground di Indonesia juga memiliki pengaruh terhadap perkembangan populasi malware di Indonesia, lebih-lebih komunitas yang tidak memiliki aturan atau bahkan yang membenci aturan, termasuk juga barisan sakit hati :). Komunitas underground pada dunia maya memiliki karakteristik yang mirip dengan geng-geng jalanan di dunia nyata, walaupun tidak semua tetapi kebanyakan komunitas underground eksis dengan karakteristik tersebut. Ketika salah satu geng bertemu dengan geng lainnya mereka akan mencoba adu gengsi dan tidak jarang langsung melancarkan perang (tawuran). Begitu juga pada komunitas underground pada dunia maya, mereka akan mencoba adu gengsi misalnya dengan sekedar membuat worm atau virus yang membawa nama komunitasnya mencari eksistensi atau bahkan sampai melakukan penyerangan antar komunitas sejenis. Maka yang akan terkena akibatnya adalah pengguna komputer yang tidak tahu menahu urusan mereka terutama bagi yang awam, tetapi bagaimanapun sebagai pengguna komputer inilah konsekuensinya.

3. Cyberlaw (UU ITE) belum terimplementasikan secara maksimal.

Indonesia terbilang masih sangat baru menerapkan hukum cyber (UU ITE) sehingga penerapannya belum berjalan maksimal. Masih banyak para cybercrime yang tetap dalam rutinitas gelapnnya, bukan hanya cracker, blackhat hacker tetapi juga vxer ( virus maker ), mereka masih merasa nyaman berada dibawah ancaman UU ITE, walaupun ruang gerak mereka semakin sempit dan harus lebih berhati-hati, tetapi mereka masih tetap eksis dan kuat.

akhir kata..., M E R D E K A ! ! !

ATASI VIRUS KOMPUTERMU SEKARANG JUGA !


Beberapa tahun belakangan banyak bermunculan virus-virus yang mulai merepotkan masyarakat pengguna komputer. Kalau dahulu pengguna internet saja yang dipusingkan oleh virus karena penyebarannya yang masih terbatas melalui email dan jaringan. Seiring perkembangan teknologi maka perangkat mobile teknologi informasi juga berkembang. Saat ini hampir tiap pengguna komputer pasti memiliki flash disk yang merupakan media penyimpanan data yang sangat portable dan mudah digunakan karena sifatnya seperti disket namun dengan kapasitas besar dan tidak mudah rusak. Namun kepopuleran flash disk di pengguna komputer memancing para pembuat virus untuk membuat virus yang menyebar melalui media penyimpanan ini. Hal ini membuat para pengguna yang kurang paham komputer terkadang tertipu karena menjalankan virus yang disangkanya adalah file lain seperti file dokumen Microsoft Word, Folder, atau bentuk file lainnya. Padahal yang sedang dibuka adalah program virus yang memiliki icon sama dengan file-file tersebut.

Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:
Menghapus dengan antivirus di komputer lain

Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.
Menghapus dengan sistem operasi lain

Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.
Menghapus secara manual

Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:
Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.
Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.
Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.

Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.

Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.

TEKNIK HACKNG MULTIPLY DAN SOLUSINYA!!


Teknik redirect profil friendster ke suatu halaman web lain sudah banyak dibahas di jasakom, salah satunya menggunakan flash, hal ini sangat efektif dimana memang pada kolom testimonial ,comment ataupun profil, pengguna FS diperbolehkan menyisipkan flash sebagai object embeded.

Si usil/attacker ini akan mengalihkan setiap orang yang membuka profil yg telah terkontaminasi tersebut ke web phising. web phising adalah tampilan FS palsu dan pura2 menanyakan username-password kembali dengan alasan session expired ataupun error. Dan jika anda tidak tau sehingga mencoba login ulang ke halaman palsu tadi, maka username dan password akan tersimpan ke database mereka.

Teknik diatas akan sangat membahayakan kalau email dan password kita untuk account friendster sama dengan password login email tersebut (dan memang kebanyakan begitu).Secara simple atacker melakukan hal2 seperti ini:

1 membuat account FS yang menarik, misal dengan foto cantik dan ganteng. (ini bertujuan agar testi yang ia berikan ke siapa saja diapprove tanpa pikir panjang)

2 membuat flash yang menarik, dan menyisipkan script redirect ke web phising.

3 mengisi testimonial orang2 yg cakep dan banyak penggemarnya dengan flash redirect ke situs web phising (ini bertujuan agar banyak orang yang terperangkap saat akses profilnya)

4 membuat web phising yang mirip login FS, dimana jika disubmit, akan mengirim hasilnya ke databasenya ataupun email.

contoh web phising : http://errorfriendster.awardspace.com/

contoh flash redirect yang dimasukkan ke testimonial/profil :
http://errorfriendster.awardspace.com/redirect.swf


So, hati2 ya menggunakan FS, YahooMail aja udah menerapkan anti phising tuh namanya "personalized sign-in seals"

(dicomot dr sini)

Semoga aja Multiply juga sudah menerapkan anti phising seperti Yahoo punya.. :)


2
Source: http://mbot.multiply.com/journal/item/376
Thks to mbot

Hari ini, beberapa user multiply melaporkan guest booknya kena hack orang iseng. Sebenernya ini bukan kasus baru. Seperti yang ditulis caksafa dalam journalnya yang ini, dia juga juga pernah mengalami dan di journalnya yang ini, dia dia memperingatkan resiko kalo guest book dihack orang.

Gimana sih caranya meng-hack account multiply orang lain?

Gue nggak akan terlalu detail membahas ini ya, karena nanti malah bikin yang belum tau jadi iseng kepingin nyoba. Tapi prinsipnya sederhana banget, yaitu di box reply, si hacker menginput sebuah reply yang ukurannya luar biasa gede sehingga menutupi seluruh layar.

Analoginya, bayangkan ada sebuah buku tulis yang ditimpa / ditutupi dengan lembaran koran. Tentu aja buku tulisnya jadi nggak keliatan, kan?

Makanya seperti yang dibilang Jazman di journalnya yang ini, para 'hacker' yang berkeliaran di MP adalah hacker kelas pemula alias newbie yang lagi kegirangan jajal ilmu. Karena pada dasarnya teknik yang mereka lakukan adalah amat sangat sederhana: cuma menutupi sebuah halaman dengan tampilan lain, dan bukan melakukan kerusakan serius di tingkat server, misalnya.

Trus gimana solusinya?

Seperti gue bilang di atas, sebenernya halaman yang "di-hack" nggak pergi ke mana-mana, dia tetep ada di situ, hanya ketutupan oleh sebuah reply berukuran raksasa. Berhubung hackingnya tingkat newbie, maka solusinya juga sederhana aja, yaitu reply biang kerok tadi harus kita delete.

Kalau kita login ke multiply, kita punya wewenang untuk mendelete reply manapun yang ada di account kita, kan? Caranya dengan mengklik 'delete' di box reply seperti gambar berikut ini:



Tapi, gimana caranya mengklik link 'delete' tersebut kalo halamannya ketutupan?

cara1: dengan memanfaatkan CSS
Ini trik dari Jazman, yaitu dengan mengakses custom CSS kita (klik di sini) dan menambahkan kode berikut:

#Layer1 {display:none;}
maka reply yang menutupi tadi akan hilang, sehingga box replynya tampil lagi dan bisa kita delete.

cara2: dengan memanfaatkan 'view source'
Cara ini mungkin terlihat lebih ribet dari triknya Jazman, tapi cocok buat yang koneksi internetnya lambat karena pada prakteknya hanya butuh 1 kali reload halaman - reply biang keroknya udah langsung terdelete.

Contoh kasus:
Mbotx abis ngeMPi secara baik-baik dan positif di warnet, tapi lupa logout sesudahnya. Ah, sial, ternyata user sesudahnya adalah hacker newbie sok tau, sehingga posting yang baru dibuatnya dihack menjadi seperti ini:


(klik pada gambar untuk melihat posting yang dihack tersebut)

Alangkah terkejutnya Mbotx saat keesokan harinya melihat postingnya telah dirusak orang iseng. Untunglah, Mbotx adalah orang yang cinta damai dan tidak suka koar-koar, tantang-menantang, ataupun menyulut keributan seperti user yang satu ini. Dengan kepala dingin, Mbotx mengambil langkah-langkah berikut:

1. Menyorot / men-select dan mengcopy (dengan menekan 'ctrl+C') salah satu kata yang ditulis oleh si hacker. Yang diselect bisa kata mana saja, tapi sebagai contoh dalam kasus ini yang dipilih adalah kata "H A C K E D" di bagian awal pesan yang ditulis si hacker.



2. Habis itu si Mbotx menekan tombol mouse kanan dan memilih 'view source...' atau bisa juga dengan mengklik 'view' pada toolbar internet browsernya dan memilih 'source'. Maka terbukalah sebuah window baru berisi kode2 ajaib yang merupakan 'jeroan' alias 'onderdil' dari halaman MP-nya.

3. Setelah source halaman yang dihack terbuka, Mbotx menekan tombol 'ctrl+F' untuk mengaktifkan fungsi search. Di kotak search, dia mem-paste (dengan menekan 'ctrl+V') kata "H A C K E D" yang tadi telah dicopynya, dan menekan tombol 'Enter'. Bingo! Dia berhasil menemukan kata yang dicarinya:



3. Setelah berhasil menemukan lokasi reply si biang kerok, Mbotx menyorot / menselect kata tersebut dari KANAN ke KIRI. Tujuannya untuk menemukan kode 'delete' reply tersebut. Hasilnya seperti ini:


klik pada gambar untuk memperbesar.

4. Setelah berhasil menemukan kode untuk mendelete, Mbotx meyorot / menselect, kali ini dari KIRI ke KANAN untuk mengcopy seluruh kode tersebut.


klik pada gambar untuk memperbesar

Kode yang berhasil di dapatkannya berbunyi kurang lebih sebagai berikut:

'javaxript:confirmLink("Are you sure you want to delete this reply?", "/item/delete-reply/mbotx:journal:2+1? xurl=http%3A%2F%2Fmbotx.multiply.com %2Fjournal%2Fitem%2 F2&usertoken= U2FsdGVkX189tB3g YXpU3dQF9, i7S7X1j0kHx Oe64Wa VCIRGlR4I0A=="

Kode ini bersifat random, jadi akan selalu berbeda-beda dari satu user ke user lainnya, juga berbeda dari satu reply ke reply lainnya.

Supaya nggak pusing, Mbotx mempaste kode yang mirip ketikan seorang balita saat ditinggal main laptop sendirian tersebut ke program notepad. Dia lantas membuang bagian yang nggak perlu, dan menyisakan bagian yang penting saja yaitu mulai dari tulisan "/item/delete... sampai dengan bagian terakhir sebelum tanda kutip yaitu ...I0A=="

Ingat! Patokannya adalah tanda kutip, tapi tanda kutipnya nggak perlu diikut sertakan. Sehingga kode yang berhasil didapatkan oleh Mbotx adalah:

/item/delete-reply/mbotx:journal:2+1? xurl=http%3A%2F%2Fmbotx.multiply.com %2Fjournal%2Fitem%2 F2&usertoken= U2FsdGVkX189tB3g YXpU3dQF9, i7S7X1j0kHx Oe64Wa VCIRGlR4I0A==

Kode ini adalah link, yang bila diakses akan menghapus reply si biang kerok. Untuk membuat link tersebut berfungsi, Mbotx menambahkan domain-nya, yaitu alamat account multiplynya sehingga kodenya sekarang menjadi

mbotx.multiply.com/item/delete-reply/mbotx:journal:2+1? xurl=http%3A%2F%2Fmbotx.multiply.com %2Fjournal%2Fitem%2 F2&usertoken= U2FsdGVkX189tB3g YXpU3dQF9, i7S7X1j0kHx Oe64Wa VCIRGlR4I0A==

5. Mbotx mengcopy kode tersebut ke address bar internet browsernya:



dan dengan menekan tombol 'Enter' maka terhapuslah reply hacker newbie tersebut. Tapi TUNGGU DULU! Mbotx berpikir lagi, pengalaman ini bisa menjadi tips yang bermanfaat bagi para user lainnya, sehingga ia tidak jadi menekan tombol 'Enter' dan tetap membiarkan posting yang dihack itu seperti apa adanya di sini.

Semoga bermanfaat

HAL - HAL ANEH SEPUTAR BRONTOK

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Waspadi Phishing, Perhatikan Cirinya !


JAKARTA, JUMAT - Phising merupakan salah satu penipuan lewat internet untuk mencuri data-data pribadi yang masih marak saat ini. Phising biasanya dilakukan dengan mengirim 'umpan' berupa email yang akan mengarahakan penerimanya ke situs-situs palsu yang sangat mirip dengan situs aslinya.

Situs-situs tersebut akan meminta pengunjungnya untuk memasukkan data-data pribadi, seperti nomor kartu kredit, nomor rekening, password, tanggal lahir, atau nama ibu kandung. Data-data yang dicuri pelaku phising itulah yang akan digunakan untuk menguras rekening korban atau melakukan tindak penipuan.

Phising sendiri berasal dari kata fishing atau memancing. Phising biasanya menggiring seseorang dari email untuk masuk ke dalam situs internet. Oleh karena itu, email phising selalu meminta pengguna untuk menge-klik sebuah link yang akan membawanya ke sebuah situs untuk memasukkan data pribadi.

Untuk menghindari phising, sebaiknya Anda perhatikan ciri email yang biasa dikirimkan pelaku fishing sebagai berikut:

- Sapaan Umum. Email phising biasanya dikirimkan dalam jumlah besar sekaligus. Untuk menghemat waktu para pelaku tindak kriminal melalui internet ini menggunakan sapaan umum, seperti "Pelanggan terhormat".

- Forged Link. Arahkan mouse ke link yang dimaksud dan perhatikan apakah cocok dengan hyperlink-nya. Bila tidak ada kecocokan, jangan klik link tersebut. Situs yang terpercaya biasanya diawali dengan "https". Huruf 's' berasal dari kata secure. Jangan dilanjutkan jika Anda tidak melihat "https" pada link yang dituju. Biasanya, alamat asli phishing tak beraturan alias berantakan.

- Menanyakan Data Pribadi. Tujuan utama phishing adalah untuk mendapatkan data pribadi Anda. Jadi jangan mudah percaya jika ada email yang menanyakan hal tersebut.

- Terkesan Darurat. Para kriminal internet ini membuat Anda berpikir, telah terjadi sesuatu yang mengharuskan tindakan cepat. Seperti menggunakan kata 'urgent'. Jika Anda menerima email dengan tanda-tanda di atas, hati-hati. Bisa saja Anda menjadi korban phishing.

Intinya, jangan pernah memasukkan identitas pribadi seenaknya. Jika Anda melakukan transaksi melalui Internet, jangan pernah melakukannya dari alamat link manapun. Pastikan Anda mengetik sendiri alamat tersebut di browser web Anda.

TIPS MEMBUAT KOMPUTER BEBAS DARI VIRUS, SPYWARE, DAN MALWARE


As we know that,, gangguan pada komputer ga cuman disebabkan oleh kerusakan
atau kesalahan teknis pada hardware dan software. Virus & Spyware adalah gangguan pada komputer yang disebabkan oleh pihak eksternal dengan tujuan yang bermacam2 seperti untuk mencuri data-data kamu, merusak hardware kamu, menghapus file, menghilangkan fungsi tertentu, mengambil alih kontrol pada komputer kamu, iseng dan laen-laen. Pastinya sangat langka bahkan, ga ada virus dan spyware yang bawa keuntungan pada komputer yang terinfeksi.

Virus & spyware komputer bisa menyerang komputer kamu baik yang sering online maupun yang tidak pernah online ke internet sekalipun. Komputer yang dihubungkan flash disk, hardisk external, ataupun cd(yang terinfeksi virus) pun bisa tertular apabila gak hati-hati.
Jika telah terinfeksi suatu virus atau spyware yang hanya aktif bila komputer terhubung dengan internet, maka si virus atau spyware akan aktif ketika komputer sedang online.

Berikut ini adalah beberapa tindak pencegahan en perbaikan pada komputer yang terkena virus atau spyware baik yang ringan maupun yang tingkat berat.

A. Pencegahan Agar Komputer Terhindar Virus dan Spyware

1. Hati-hati pada Attachment Email

Jangan membuka file attachment pada email yang kamu terima walaupun dari orang yang kamu kenal jika attachment tersebut mengandung file program dengan extension atau akhiran .exe, .pif, .bat, dan lain sebagainya. Baca dengan teliti email yang dikirim, apakah gaya e-mail sama dengan yang biasa dikirim. Terkadang email yang kamu terima berasal dari orang sunda, tapi menggunakan bahasa inggris, rusia, cina, dll pada emailnya.

2. Pasang / Install Software Keamanan Yang Terbaru

Pastikan komputer terinstall 3 jenis software keamanan utama dan terpasang dengan setting yang otomatis mengamankan komputer kamu tanpa harus nyalakan terlebih dahulu. Mereka adalah anti virus untuk menangkal virus, anti spyware untuk menangkal spyware, dan firewall untuk menangkal serta memblokir serangan hacker serta koneksi dari luar. Untuk yang versi gratis dan bermutu bagus kamu bisa menggunakan AVG antivirus untuk anti virus, Ad-Aware untuk antri spyware dan Zone Alarm untuk program firewall. Pastikan kesemuanya update / sudah terupdate with definition dan patch terbaru yang memperkecil peluang virus dan spyware varian baru melakukan infeksi pada komputer pc atau laptop kamu. Jangan lupa pula untuk menjalankan scan pada komputer kamu secara berkala untuk membunuh virus dan spyware yang baru menginfeksi.

3. Jangan Gegabah Menginstall Software

Be carefull from software yang kamu install baik yang kamu beli dari cd bajakan di toko-toko cd, dari download di internet, dari teman, dan lain sebagainya. Virus maupun spyware bisa saja bersembunyi pada program yang kamu pasang tanpa kamu sadari. Biasakanlah bwat backup semua file penting kamu secara berkala pada flash drive, cd atau dvd agar bila terjadi sesuatu hal yang fatal kamu gak akan kehilangan data kamu.

4. Awasi User / Orang Lain Yang Memakai Komputer kamu

Jika komputer kamu dipakai oleh orang lain, pastikan dia gak melakukan hal-hal yang dapat merugikan komputer kamu. Kamu bisa membuat account khusus untuk tamu / guest dengan batasan-batasan tertentu yang kamu seting sendiri. Seseorang yang mungkin tidak kamu duga bisa saja menginstall program, mencolokkan usb atau memasukkan disket yang mengandung virus atau spyware. Bahkan bisa juga memasang dengan sengaja software mata-mata untuk merekam segala aktifitas kamu dan password yang biasa kamu gunakan.

5. Waspada Selalu

Jika kamu merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada komputer kamu segera putuskan dan cabut sambungan ke koneksi internet ataupun jaringan network lan. Kemudian jalankan anti virus, anti spyware dan cek firewall apakah sudah berjalan dengan baik dan semestinya. Apabila kamu mendapatkan pertanyaan untuk menginstall software dari situs yang tidak jelas tolaklah mentah-mentah. Ikuti perkembangan update patch atau tambalan lubang keamanan pada setiap software yang terpasang dan mendapatkan access internet pada program firewall kamu.

B. Perbaikan Komputer Yang Terinfeksi Virus dan Spyware

1. Matikan Internet dan File Sharing Jaringan Network

Jika komputer kamu terhubung dengan jaringan lokal atau internet segera putuskan dan cabut kabel LAN-nya bila perlu untuk memastikan 100% kamu benar-benar tidak terkoneksi.
Terkadang virus dan spyware memanipulasi komputer kamu sehingga seolah-olah kamu sudah tidak terhubung lagi dengan jaringan luar.

2. Update dan Scan

Langkah pertama untuk perbaikan jika kamu merasa ragu-ragu ataupun merasa yakin bahwa komputer kamu terserang virus atau spyware adalah melakukan update. Update dapat dilakukan baik melalui download internet maupun secara offline jika kamu memiliki filenya dari orang lain. Setelah terupdate dengan definition yang baru maka kamu sebaiknya langsung melakukan scanning untuk segera menyingkirkan virus yang ditemukan.

3. Aktif Pada Komunitas Mailing List / Forum Tentang Keamanan Komputer

Semakin banyak bergabung dengan komunitas komputer, maka semakin banyak orang yang akan membantu kamu jika kamu sedang dalam masalah. Jangan takut dan ragu untuk menanyakan masalah yang kamu hadapi biarpun masalah itu sepele. Gunakan nama samaran jika perlu. Di luar sana terdapat banyak orang yang mungkin pernah mengalami hal yang sama dengan kita. Di samping itu kamu mungkin akan mendapatkan tips jalan pintas, solusi, saran, dan sebagainya dari komunitas tersebut. Biasanya virus dan spyware yang terbaru juga dibahas pada komunitas tersebut.

4. Format Harddisk Jika Tidak Ada Jalan Keluar :P

Jika semua cara telah kamu jalani dan ga ada yang memberikan solusi memuaskan, kamu dapat mengambil jalan pintas terakhir, yaitu dengan memformat ulang hard disk kamu. Pastikan data yang penting bagi kamu sudah ada cadangannya pada medium lain yang tidak terinfeksi virus, spywre serta program jahat lainnya. Kemudian format hard drive kamu dan install os dan program aplikasi yang biasa kamu pakai. Setelah semua ok, maka copy kembali file-file penting kamu pada komputer yang fresh tersebut.

5. Belajar Dari Kesalahan
Buka mata kamu ketika menghadapi suatu persoalan dan pelajari dengan baik,karena tidak menutup kemungkinan bahwa persoalan yang sama akan timbul dengan kuantitas yang lebih besar. Belajar tidak hanya dari masalah kamu sendiri tetapi juga masalah orang lain bahkan yang kamu gak kenal sekali pun.

by: http://nieth.blogspot.com/

TIPS PENCEGAHAN VIRUS DI KOMPUTER

Update selalu virus signature database pada antivirus anda. Pendeteksian terbaik dari sistem antivirus adalah selalu menjaga virus signature database selalu uptodate.
Pastikan sistem On-Access Scanner antivirus dalam kondisi Enable. Sistem ini membantu kita melindungi komputer dari infeksi virus secara real-time. (Hindari penggunaan 2 antivirus atau lebih secara bersama-sama, agar resource komputer tidak habis, lambat, crash ataupun hang)
Jangan melakukan SHARE pada root folder C:\ Dengan tidak melakukan sharing direktory windows, komputer terlindungi dari usaha penggandaan melalui jaringan lokal (contoh: virus/worm Opaserv). Jika kebutuhan tersebut tidak dapat dihindari, siapkan folder/direktori lain untuk disharing dan set sebuah password.
Biasakan melakukan full system scan menggunakan on-demand scanner secara teratur terhadap hard disks.
Jangan pernah membuka attachment/file mencurigakan baik via email/UFD.

SUMBER: ngakalpol.blogspot.com

TOP 10 VIRUS MARET VERSI PCMAV !

Serangan dan produksi virus lokal sepertinya mulai melemah. Terbukti, di periode ini, jumlah virus kiriman pembaca dan laporan - laporan mengenai penyebaran virus mulai berkurang, namun kita harus selalu tetap waspada.

Tren virus kali ini sepertinya mengarah kepada virus jenis VBScript. Laporan penyebaran virus jenis script ini lebih banyak jika dibandingkan jenis virus biasa yang sudah dikenal dalam bentuk executable. Berikut daftar selengkapnya:

1. Gen.VirVBS.vbs
Virus ini dihasilkan oleh sebuah program Virus Generator yang dinamakan Vir.VBS Generator oleh pembuatnya. Program ini dibuat menggunakan Visual Basic. Ukuran dari program tersebut cukup kecil, sekitar 64.512 bytes dalam keadaan terkompresi menggunakan UPX. Generator ini mengklaim dirinya dapat menghasilkan virus jenis VBScript yang memiliki beberapa kemampuan seperti stealth, encryption, time-bomb bahkan polymorphic. Virus yang dihasilkan sudah cukup banyak dan terbukti menyebar, maka tidak heran ia menduduki peringkat pertama di 10 virus teratas periode kali ini.

2. ForrisWaitme
Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk melakukan penyamarannya. Beberapa ulahnya adalah menukar fungsi tombol mouse kiri dengan kanan, menghilangkan menu Folder Options, membuat file pesan “baca saya.txt” pada drive terinfeksi, dan masih ada yang lainnya.

3. Kalong.vbs
Dibuat menggunakan VBScript (.vbs). Selain menciptakan file autorun.inf pada flash disk agar dapat running otomatis, caption dari Internet Explorer pun akan diubah menjadi “:: X2 ATTACK ::” saat terinfeksi virus ini. Selain itu, pada saat logon, Windows akan menampilkan kotak informasi yang bertuliskan “KOMPUTER ANDA ADA KEYBOARDNYA!!”.

4. Pray
Virus lokal ini dibuat menggunakan Visual Basic. Kami mendapati 2 varian dari virus ini, untuk varian Pray.A tidak memiliki icon, sementara untuk varian Pray.B menggunakan icon mirip Windows Explorer. Jika komputer terinfeksi oleh virus ini, saat penunjuk waktu di komputer tersebut menunjukan pukul 05:15, 13:00, 16:00, 18:30, dan atau 19:45, virus ini akan menampilkan pesan yang mengingatkan user untuk melakukan shalat.

5. Discusx.vbs
Virus VBScript yang satu ini, memiliki ukuran sekitar 4.800 bytes. Dia akan mencoba menginfeksi di beberapa drive di komputer Anda, termasuk drive flash disk, yang jika terinfeksi akan membuat file autorun.inf dan System32.sys.vbs pada root drive tersebut. Selain itu, ia pun akan mengubah caption dari Internet Explorer menjadi “.::Discus-X SAY MET LEBARAN! [HAPPY LEBARAN ?!]::.”.

6. SangPerawan
Virus ini dapat mengakibatkan file .jpg Anda tidak bisa dibuka, karena virus ini akan meng-append file .jpg yang ditemukannya ke dalam tubuh sang virus. Ia dibuat dengan Visual Basic, dengan ukuran sekitar 98.304 bytes tanpa di-compress. Isi field Description pada Version Information virus ini terdapat kalimat “Untuk semua orang yang tak pernah menghargai aku”.

7. TQ.vbs
Virus VBScript ini akan membuat file winconfig.dll.vbs dan autorun.inf pada root drive yang diinfeksinya. Jika file virus dibuka dengan Notepad, pada awal-awal file tersebut akan terdapat string aneh yang sebenarnya hanya untuk membingunggkan user saja, tapi jika Anda scroll ke bawah maka akan terlihat isi file virus sebenarnya. Virus ini pun mengubah caption Internet Explorer menjadi “Brought to you by TQ!” dan mengubah halaman defaultnya menjadi “http://blogtq.blogspot.com/”.

8. SlowButSure.vbs
Dibuat menggunakan VBScript (.vbs). Ia menciptakan file autorun.inf yang sudah dirancangnya pada flash disk, sehingga dapat running otomatis saat mengakses drive flash disk. Pada caption Internet Explorer akan terdapat tulisan “Hacked by Zay” atau pada varian lain “Hacked by Godzilla”. Dan pada System Propertis komputer korban, informasi Registered Owner akan menjadi “r4n694-24y”, dan untuk Registered Organization akan menjadi “Don’t Panic, System anda sudah kami ambil alih !”.

9. Tati
Virus sederhana berbasis script, dibuat menggunakan AutoHotKey, program semacam automation script. Tidak menggunakan teknik yang canggih-canggih. Hanya berkamuflase dengan menggunakan icon mirip folder standar Windows. Pada root drive komputer terinfeksi, akan terdapat file teks yang berisi pesan dari si pembuat virus dengan nama tati.my.love.txt.

10.Stargate
Dibuat menggunakan Visual Basic. Menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk menyamar. Ia dapat menyebar melalui flash disk ataupun jaringan (network) melalui sharing folder. Virus ini menghalalkan segala cara agar ia dapat bertahan hidup selama-lamanya di komputer korban, diantaranya dengan mem-bypass beberapa aplikasi bawaan Windows seperti Registry Editor, Command Prompt, dan juga beberapa program antivirus. Pada komputer terinfeksi, akan terdapat banyak sekali file duplikat dari si virus, bahkan beberapa icon aplikasi di Start Menu pun akan berubah menjadi icon folder karena ulah virus ini.

VIRUS DAN CARA MENANGANINYA

Pendahuluan
Seperti biasa, Fascal menghidupkan komputer kesayanganya yang sudah menemai selama enam tahun. Selama itu, tidak pernah ada keluhan tentang kinerja komputer tersebut. Semua berjalan normal. Namun pagi ini, dia merasa terkejut setelah menyalakan komputernya dan mendapati beberapa file penting telah berubah ukuran filenya. Yang semula 2,1 MB berubah menjadi 15kB, yang semula berukuran 3,5 MB berubah menjadi 15kB. Semua filenya berubah ukuran menjadi 15kB. Ada apa ini?Jika suatu saat terjadi hal seperti itu, sudah dapat dipastikan komputer tersebut terkena virus melalui beberapa media antara lain: internet, dokumen, jaringan maupun email.Kita sering mendengar kata ”virus” namun tidak paham betul apa maksudnya, bagaimana cara penyebarannya, bagaimana ciri-ciri komputer yang sudah terkena virus, bagaimana pencegahannya dan bagaimana penanganannya jika sudah terinfeksi atau bagaimana pencegahannya agar tidak tertular virus. Semua pertanyaan tersebut wajib kita cari jawabannya agar suatu saat jika komputer terkena virus dapat diatasi dengan mudah tanpa menimbulkan kekhawatiran tentang ancaman virus tersebut.

Beberapa Pengertian Virus
"A program that can infect other programs by modifying them to include a slighty altered copy of itself. A virus can spread throughout a computer system or network using the authorization of every user using it to infect their programs. Every programs that gets infected can also act as a virus that infection grows“ (Fred Cohen, Ahli Komputer Amerika)
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan dirinya sendiri kemudian menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program maupun dokumen lain. Virus komputer dapat menyebar pada komputer atau jaringan dengan cara membuat copy dari dirinya sendiri tanpa sepengetahuan dari pengguna komputer tersebut. Virus dapat menimbulkan efek yang berbahaya, misalnya mulai dari menampilkan pesan, mencuri data atau bahkan dapat mengontrol komputer dari jarak jauh. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Istilan “virus”, pertama kali digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses). Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya, yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu dicatat disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah terinfeksi tadi dieksekusi. Jadi, selama file yang telah terinfeksi virus belum dibuka maka tidak akan menulari ke file lain. Namun ketika file diaktikan/dibuka, detik itu juga langsung menulari ke dokumen lain.Dalam ilmu kedokteran, virus merupakan makhluk hidup pada kehidupan mikro organisme yang hanya dapat dilihat menggunaan mikroskop elektron. Pada ilmu komputer, virus yang dimaksud adalah sebuah program komputer yang memiliki kemampuan untuk menggandakan diri dengan cara menyisipkan program / bahasa pemrograman ke dalam file lain. Ada kemiripan dengan virus biologis, virus komputer dapat menyebar dengan cepat pada file-file dalam sebuah komputer, atau bahkan menulari file di komputer lain, baik melalui jaringan maupun lewat kegiatan tukar-menukar file melalui beberapa media penyimpanan.

Asal Usul Kata "Virus"
Pada tahun 1949, seorang ahli Matematika mengungkapkan "teori self altering automata" di mana teori tersebut merupakan hasil riset dari para ahli matematika. Kemudian pada tahun1960, Lab BELL (AT&T), para ahli di laboratorium BELL (AT&T) mencob teori yang diungkapkan oleh John von Neumann, dengan membuat suatu jenis permainan/game. Mereka membuat program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program buatan lawan. Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program lain, akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini akhirnya menjadi permainan favorit di tiap-tiap lab komputer. Namun, semakin lama program yang diciptakan makin berbahaya, sehingga mereka melakukan pengawasan dan pengamanan yang ketat terhadap permainan ini.
Dua puluh tahun kemudian yaitu pada tahun1980, program-program tersebut akhirnya dikenal dengan sebutan "virus". Perkembanga selanjutnya, virus ini berhasil menyebar keluar lingkungan laboratorium, dan mulailah beredar di masyarakat umum.

Kreteria Virus
Jika dihitung dari awal ditemukannya virus pada tahun 1980 sampai sekarang, sudah tidak dapat dihitung jumlah virus yang menyebar di seluruh dunia dan sudah tidak diketahui lagi jumlah nama-nama virus yang baru, baik lokal maupun internasional. Anda jangan kaget jika disebut virus lokal karena memang ada beberapa virus yang dibuat oleh para mahasiswa Indonesia dengan berbagai tujuan masing-masing. Sebuah program dapat disebut sebagai virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria yaitu :
1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi
Umumnya virus memerlukan daftar nama-nama file yang terdapat dalam sebuah direktori dengan tujuan agar dapat memperoleh daftar file yang bisa ditulari. Sebagai contoh, virus makro akan menginfeksi semua file berekstensi *.doc atau dengan kata lain virus makro akan menginfeksi semua dokumen yang diolah dari program Microsoft Word. Disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar seluruh file kemudian memilahnya dengan mencari file-file yang bisa ditulari. Biasanya data ini tercipta ketika file yang telah terinfeksi virus dibuka oleh pengguna.
Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan biasanya akan diletakkan di RAM, sehingga apabila komputer dimatikan semua data hilang. Tetapi data-data ini akan tercipta kembali setiap kali virus itu diaktifkan. Biasanya data-data ini disimpan juga sebagai hidden file oleh virus tersebut. Apabila mengetahui informasi pada sebuah folder terdapat 44 objects (plus 4 hidden), maka patut dicurigai adanya virus pada folder tersebut meskipun tidak selalu demikian.
2. Kemampuan memeriksa suatu program
Suatu virus juga harus bisa memeriksa suatu file yang akan ditulari, misalnya dia bertugas menulari program berekstensi *.doc, maka dia harus memeriksa apakah file dokumen tersebut telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah, akan percuma menularinya lagi. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan menginfeksi suatu file/program. Yang umum dilakukan oleh virus adalah memiliki/memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut. Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik di setiap file yang telah terinfeksi.
3. Kemampuan untuk menggandakan diri
Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari file lainnya. Sebuah virus apabila telah menemukan calon korbannya maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya. Jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya penularan dengan cara menuliskan byte pengenal pada file tersebut, dan seterusnya mengkopikan/menulis kode objek virus diatas file sasaran.
Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk menulari/menggandakan dirinya :
File yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. Kemudian diciptakan suatu file berisi program virus itu sendiri menggunakan nama file yang asli.
Program virus yang sudah dieksekusi/load ke memori akan langsung menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file yang ada.
4. Kemampuan mengadakan manipulasi
Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file. Isi dari suatu rutin ini dapat beragam mulai dari yang tidak berbahaya sampai yang melakukan perusakan. Rutin ini umumnya digunakan untuk memanipulasi file atau pun mempopulerkan pembuatnya! Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System), sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem operasi. Misal :
a. Membuat gambar atau pesan pada monitor b. Mengganti/mengubah-ubah label dari tiap file, direktori, atau label dari drive di PC c. Memanipulasi file yang ditulari d. Merusak file e. Mengacaukan kerja printer, dsb
5. Kemampuan Menyembunyikan diri
Kemampuan menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.
Langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:
Program virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna oleh pemakai
Program virus diletakkan pada Boot Record atau track pada disk yang jarang diperhatikan oleh komputer itu sendiri
Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak terlalu berubah ukurannya
Virus tidak mengubah keterangan/informasi waktu suatu file
Dan lain-lain

Siklus Hidup
Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:
Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.
Propagation phase ( Fase Penyebaran ) Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, RAM dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).
Trigerring phase ( Fase Aktif ) Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant Phase.
Execution phase( Fase Eksekusi ) Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb

Jenis-Jenis Virus
Secara garis besar, virus yang beredar saat ini dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis tergantung dari sifat penularannya, apakah menginfeksi file, direktori, program, atau sistem.
1. Virus Makro
Jenis virus ini sudah sering kita dengar karena mudah dideteksi. Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu sistem opeasi. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik. Contoh virus: - Varian W97M, misal W97M.Panther Ukuran 1234 bytes, akan menginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka. - WM.Twno.A;TW Ukuran file 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC
2. Virus Boot Sector
Virus jenis ini dalam menggandakan dirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting dari virus. Sehingga ketika komputer di-booting maka virus akan diload ke memori dan selanjutnya virus mengendalikan hardware standar (contoh : monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan yang terhubung ke komputer (contoh : floopy, drive lain selain drive c:). Contoh : - Varian virus wyx ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy, ukuran file 520 bytes; Karakteristik : memory resident dan terenkripsi. - Varian V-sign : Menginfeksi : Master Boot Record, ukuran file 520 bytes; Karakteristik : menetap di memori (memory resident), terenkripsi, dan polymorphic) - Stoned.june 4th/ bloody!: Menginfeksi : Master Boot Record dan Floopy, ukuran file 520 bytes; Karakteristik : menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan pesan "Bloody!june 4th 1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali.
3. Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel interrupt pada DOS yang sering kita kenal dengan "Interrupt interceptor". Virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya. Contoh virus : - Yankee.XPEH.4928, Menginfeksi file *.COM dan *.EXE, ukuran file 4298 bytes; Karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu - WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategri stealth dimasukkan pula disini) Menginfeksi floopy an motherboot record, ukuran file 520 bytes; Karakteristik : menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi. - Vmem(s): Menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM, ukuran file 3275 bytes; Karakteristik: menetap di memori, ukuran file tersembunyi, dienkripsi.
4. Polymorphic Virus
Virus ini dirancang untuk mengecoh program antivirus, artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain. Contoh virus: - Necropolis A/B, Menginfeksi file *.EXE dan *.COM; ukuran file 1963 bytes; Karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi ,terenkripsi dan dapat berubah ubah struktur - Nightfall, Menginfeksi file *.EXE; ukuran file 4554 bytes; Karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi, memiliki pemicu, terenkripsi dan dapat berubah-ubah struktur
5. Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file-file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file *.EXE, maupun *.COM biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.
6. Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file. Artinya pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE atau *.COM dan juga menginfeksi boot sector.

Teknik dan Media Penyebaran Virus
Virus komputer memiliki sifat penyebaran yang sama layaknya virus biologi. Perbedaannya terletak pada media yang digunakan untuk menyebarkan virus. Pada virus komputer, tenik dan media yang digunakan bermacam-macam diantaraya:
Gambar contoh media penyebaran virus
1. Disket, Flash disk, dan media storage R/W
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. Media yang bias melakukan operasi R/W (Read dan Write) sangat memungkinkan untuk ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.
2. Jaringan (LAN, WAN,dsb)
Hubungan antara beberapa komputer secara langsung sangat memungkinkan suatu virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file yang mengandung virus. Ini biasanya dilakukan pada beberapa institusi.
3. Internet
Media ini menjadi media utama dalam menyebarkan “virus” yang akan menginfeksi komputer-komputer ketika mengakses internet.
4. Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan
Banyak sekali virus yang sengaja ditanamkan dalam suatu program yang disebarluaskan baik secara gratis, atau trial version.
5. Attachment pada email, transfering file

Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.

Varian Virus
WORM
Jika Anda terhubung ke internet memiliki resiko tinggi terjangkit virus komputer, meskipun Anda tidak membuka e-mail sekalipun. Internet worm dapat menjangkiti komputer dengan cara memanfaatkan kelemahan pada sistem operasi Anda. Worm Blaster contohnya, memanfaatkan kelemahan yang ada pada service Remote Procedure Call (RPC) yang ada pada Windows NT, 2000 dan XP. Worm ini memanfaatkan kelemahan tersebut untuk melakukan propagasi dengan cara menggandakan dirinya sendiri ke komputer yang lainnya. Ketika worm tersebut sudah menggandakan dirinya, maka akan menimbulkan lalu lintas jaringan yang sangat besar sehingga memperlambat jaringan komputer atau bahkan membuat komputer Anda menjadi crash. Worm ini juga membuat komputer-komputer yang terinfeksi tadi untuk bersama-sama mengadakan koneksi ke situs Microsoft sehingga membuat situs tersebut sulit diakses oleh orang lain karena mengalami overload. Microsoft (dan juga vendor sistem operasi lainnya) mengeluarkan patch untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software mereka.
Worm
Trojan
Spyware

TROJAN
Backdoor trojan merupakan sebuah program yang mengijinkan seseorang untuk mengambil alih kontrol terhadap sebuah komputer melalui internet. Backdoor trojan akan nampak seperti program yang normal dan kelihatannya tidak mengganggu Anda. Backdoor trojan saat ini bisa dikatakan sedang trend di internet, bahkan viruspun dapat meletakkan suatu backdoor trojan pada suatu komputer. Begitu pertama kali backdoor trojan dijalankan, maka biasanya dia akan menambahkan dirinya pada bagian startup di komputer tersebut sehingga backdoor trojan ini akan selalu dijalankan ketika komputer dinyalakan kembali. Si pengirim backdoor trojan ini bisa melihat komputer mana saja yang mengandung backdoor dan dia dapat terhubung ke komputer tersebut tanpa disadari oleh pengguna komputer disana. Setelah terhubung dengan komputer yang sudah terinfeksi backdoor trojan ini, maka si pengirim backdoor trojan akan dapat melakukan berbagai hal, seperti menjalankan aplikasi, mengakses file personal Anda, memodifikasi file atau meng-upload file, merekam keystroke keyboard Anda atau bahkan menggunakan komputer Anda untuk mengirimkan e-mail spam kepada orang lain. Beberapa backdoor trojan yang sudah kita kenal adalah Subseven, BackOrifice dan Graybird yang sering dianggap sebagai patch untuk memperbaiki worm Blaster.
Worm
Trojan
Spyware
SPAYWARE
Spyware adalah suatu aplikasi yang memungkinkan para pemasang iklan untuk mendapatkan informasi mengenai kebiasaan pengguna komputer dimana spyware tersebut terpasang. Progam spyware ini sebenarnya bukanlah sebuah virus. Spyware terkadang memiliki efek-efek lain yang tidak terduga, misalnya muncul pesan pop-up dan biasanya akan muncul sebuah peringan yang menyuruh Anda untuk mendownload program yang "nampaknya" sangat dibutuhkan Dalam beberapa kasus, program spyware dapat secara otomatis terdownload tanpa Anda sadari.Spyware akan jalan di komputer Anda dan akan mencatat semua aktivitas Anda (misalnya mencatat situs apa saja yang Anda kunjungi) dan akan melaporkannya kepada pihak lain, dalam hal ini pihak pemasang iklan.
Aktivitas spyware ini jelas akan memakan resource pada komputer Anda dan dapat memperlambat kemampuan komputer Anda. Beberapa software anti-spyware saat ini sudah dapat mendeteksi adanya spyware pada komputer Anda dan bisa menghilangkannya secara otomatis. Contohnya adalah fitur anti-spyware pada aplikasi System Mechanic

Worm
Trojan
Spyware


Ciri Komputer Terkena Virus
Biasanya komputer yang terinfeksi virus mengalami beberapa perubahan dalam berbagai aspek terutama yang menyangkut sistem operasi. Hal ini disebabkan karena penyebaran virus yang sulit ditebak, apalagi komputer yang tidak dilengkapi software antivirus. Ada beberapa tanda-tanda komputer yang terkena virus.- Ada beberapa tanda-tanda komputer yang telah terinfeksi virus komputer:- Komputer Anda berjalan lebih lambat dari biasanya dan itu berlangsung secara konsisten. - Komputer tiba-tiba berhenti atau tidak merespon dan hal tersebut sering terjadi. - Komputer tiba-tiba restart atau crash dan ini terjadi beberapa menit sekali. - Komputer tiba-tiba restart dan tidak bisa berjalan normal kembali. - Aplikasi komputer tidak berjalan dengan semestinya. - Hardisk atau disk drive tidak bisa diakses. - Aktivitas print tidak bekerja dengan semestinya. - Sering terjadi pesan error yang aneh dan tidak biasanya. - Sering terlihat menu atau dialog box yang rusak.


Pencegahan dan Penanganan
Pencegahan
1. Pasang Anti Virus pada sistem komputer.
Sebagai perlindungan di garis depan, penggunaan anti virus adalah wajib. Ada banyak anti virus yang beredar di pasaran saat ini. Beberapa yang cukup handal diantaranya adalah McAfree VirusScan (www.mcafee.com) dan Norton Anti Virus (www.symantec.com).
2. Update database program anti virus secara teratur
Ratusan virus baru muncul setiap bulannya. Usahakan untuk selalu meng-update database dari program anti virus yang anda gunakan. Database terbaru dapat dilihat pada website perusahaan pembuat program anti virus yang anda gunakan.
3. Berhati-hati sebelum menjalankan file baru.
Lakukan scanning terlebih dahulu dengan anti virus sebelum menjalankan sebuah file yang didapat dari mendownload di internet atau menyalin dari orang lain. Apabila anda biasa menggunakan sarana e-mail, berhati-hatilah setiap menerima attachment dalam bentuk file executable. Waspadai file-file yang berekstensi: *.COM, *.EXE, *.VBS, *.SCR, *.VB. Jangan terkecoh untuk langsung membukanya sebelum melakukan scanning dengan software anti virus.
4. Curigai apabila terjadi keanehan pada sistem komputer.
Menurunnya performa sistem secara drastis, khususnya saat melakukan operasi pembacaan/penulisan file di disk, serta munculnya masalah pada software saat dioperasikan bisa jadi merupakan indikasi bahwa sistem telah terinfeksi oleh virus.
5. Backup data secara teratur.
Tips ini mungkin tidak secara langsung menyelamatkan data kita dari ancaman virus, namun demikian akan sangat berguna apabila suatu saat virus betul-betul menyerang dan merusak data di komputer yang anda gunakan. Setidaknya dalam kondisi tersebut, kita tidak akan kehilangan seluruh data yang telah dibackup sebelumnya.
Penanganan
1.
Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah di disket, jaringan, email dsb. Jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi komputer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable sambungan internet dari control panel)

2.
Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan cara:

-
Melihat gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb


-
Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat auto-protect berjalan berarti virus definition di dalam komputer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk kemudian anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdate, maka upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus yang memiliki update terbaru.


3.
Bersihkan virus tersebut. Setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs-situs yang memberikan informasi perkembangan virus tersebut. Hal ini perlu dilakukan apabila antivirus dengan update terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.


4.
Langkah terburuk. Jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda .

TAHUN BARU PENUH DENGAN VIRUS BARU !!

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah ini ternyata berlaku juga di dunia komputer. Daripada mengeluarkan biaya besar untuk mengobati komputer, lebih baik sedini mungkin melakukan pengamanan yang dapat menjauhkan komputer Anda dari serangan virus.
Berikut sepuluh virus sakti untuk mengelakkan serangan virus dan worm pada komputer Anda:
1. Selalu lakukan Scan terhadap disket yang masuk ke dalam PC Anda.Meski nampaknya sepele, tapi hal kecil ini akan membantu melindungi komputer Anda dari virus yang ditularkan melalui perilaku tukar menukar disket. Jika sebuah PC terinfeksi oleh virus, maka disket yang dimasukkan kedalamnya, kemungkinan besar akan terinfeksi juga. karena itu, jangan sembarangan membuka disket milik teman pada komputer Anda, sebelum disket itu lolos seleksi scandisk. Jika ternyata program scandisk dapat mendeteksi keberadaan virus tetapi tidak dapat menyembuhkannya, jangan memaksa untuk membuka file pada disket tersebut. Toh, ini juga bisa menjadi semacam warning bagi Anda, supaya segera melengkapi komputer Anda dengan penangkal virus.
2. Scan juga CD yang masuk kedalam CD drive Anda.Meski tampaknya lebih eksklusif dan aman, tetapi CD ternyata juga memiliki potensi yang sama seperti disket, dalam menularkan virus. Karena itu, jangan lengah! Tetap lakukan scan terhadap sebuah CD yang akan dipasang pada komputer Anda, sekalipun CD itu baru saja dibeli dari toko.
3. Lakukan scan terhadap harddisk Anda, tiap kali Anda akan mulai bekerja dengannya.Sebagaimana balita yang selalu diperiksa kesehatannya, PC Anda juga harus selalu dipantau apakah masih sehat atau telah terinfeksi oleh virus. Lagipula dengan melakukan scan terhadap harddisk sebelum memulai suatu pekerjaan, Anda mengurangi resiko gangguan yang diakibatkan oleh virus selama proses kerja Anda. Selain itu, juga memperkecil peluang terjadinya kerusakan pada file Anda.
4. Proteksi disket Anda, jika Anda memasukkannya ke dalam PC orang lain.Seperti telah disebutkan diatas, jika Anda terpaksa harus memasukkan disket milik Anda ke dalam komputer orang lain, maka disket Anda perlu diproteksi terlebih dahulu. Konsekuensinya, Anda tidak dapat melakukan perubahan terhadap file yang tersimpan dalam disket tersebut.
5. Jangan sembarangan men-download attachment.Dewasa ini banyak jenis worm yang mengirimkan copy dirinya dalam bentuk attachment e-mail. Misalnya worm Miss world. karena itu Anda jangan sembarang membuka attachment jika alamat pengirim tidak Anda kenal. Bahkan meskipun Anda mengenali alamat pengirim, jika tidak ada kesepakatan sebelumnya bahwa orang tersebut akan mengirimkan e-mail berikut attachment, maka sebaiknya Anda menghapus saja attachment tersebut. Tidak peduli betapapun menariknya subjek attachment tersebut. Karena banyak pencipta worm, memanfaatkan keingintahuan seseorang agar mau membuka attachment maut tersebut. Misalnya virus Jenifer Lopez dan worm Miss world yang dikatakan memuat gambar bugil Jenifer Lopez dan gambar Miss world dalam kostum bikini.
6. Selektif dalam membuka e-mail.Begitu juga hukum yang berlaku dalam membuka e-mail. sejumlah virus dan worm menduplikasi dirinya dan mengirimkan copy tersebut pada seluruh alamat e-mail yang tertera pada address book Microsoft Outlook Express komputer yang diserangnya. Dengan demikian, si calon korban tidak akan menaruh kecurigaan dan dengan segera akan membuka e-mail beracun tersebut. Karena itu, jika Anda menerima e-mail dari seseorang yang Anda kenal, tetapi dengan subjek yang aneh sebaiknya langsung hapus saja e-mail itu. Kecuali Anda berdua memang sudah membuat janji sebelumnya.
7. Memasang dan selalu meng-update program antivirus pada komputer Anda.Terkadang, orang yang masih awam dibidang komputer, merasa sudah aman jika sudah memasang program Norton atau MacAffee. Anda salah! Program antivirus itu memiliki masa kadaluarsa juga seperti makanan kaleng. Karena itu, Anda harus selalu meng-update program antivirus Anda. karena program antivirus yang sudah expired, tidak akan punya gigi lagi untuk menahan serangan virus pada komputer Anda.
8. Selalu mengikuti perkembangan berita terbaru tentang virus.Selain memiliki masa kadaluarsa, program antivirus ini juga selalu mengalami update sehubungan dengan virus-virus baru yang terus di-release. Para ahli terus menerus melakukan pengembangan untuk menandingi pencipta virus yang juga berlomba-lomba menciptakan virus yang lebih ganas dari hari ke hari. Karena itu Anda harus rajin mengikuti berita tentang perkembangan virus yang terbaru. Setelah itu, Anda dapat mencari di internet perusahaan antivirus terbaru yang telah meng-update produknya untuk mengantisipasi serangan virus baru tersebut. Banyak sekali perusahaan software antivirus yang menyediakan fasilitas download gratis melalui internet.
9. Men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer Anda.Sebagaimana diketahui, tidak ada program software yang sempurna. Maksudnya, pasti ada bug atau titik lemah di dalam software itu. demikian juga halnya yang terjadi dengan aplikasi Microsoft Outlook Express. Karena itu, dengan men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer Anda, berarti Anda telah menanggulangi bug yang ada pada program ini. Berkat bantuan program kecil ini, kinerja dari “satpam” Microsoft Outlook Express menjadi lebih maksimal dalam menjaga komputer Anda, dari virus atau worm yang menyerang dengan memanfaatkan address book Microsoft Outlook express.
10. Menonaktifkan Windows Scripting Host.Sebagaimana diketahui, banyak virus dan worm baru yang dikembangkan dengan visual basic scripting di bawah sistem windows. Untuk memperkecil serangan, Anda sebaiknya menonaktifkan program yang berfungsi untuk mengotomatisasi suatu fungsi. Namun demikian, perlu diingat bahwa tidak semua virus berbahasa VBS dapat ditahan dengan menonaktifkan program ini.
Dikutip dari: Tabloid PC Plus

PENGALAMAN PRIBADI SAYA DENGAN VIRUS KOMPUTER

By : Harry Hutabarat (13-09-2007) Bicara soal virus komputer, maka Anda sering merasa kecewa akan akibat yang ditimbulkannya.Hal ini pula yang terjadi dengan diri saya sehingga membuat saya merasa perlu untuk membagi pengalaman pribadi ini kepada Anda. Tepatnya pada hari senin minggu lalu saya membuka komputer untuk melanjtkan pembuatan tugas presentasi pelajaran sekolah saya. Guru saya memberikan tugas untuk membuat makalah komputer tentang "Peralatan akses Internet" dan "macam - macam search engine". Saya diwajibkan untuk mengerjakan tugas itu dalam format Word dan PowerPoint. Lalu saya memutuskan untuk mencari sourcenya di internet, dan saya pun akhirnya bselesai mengerjakan tugas tersebut. Source tersebut saya simpan di perangkat USB flash Disk yang pada waktu itu saya hubungkan ke komputer saya. Saya bermaksud untuk melakukan penyusunan/penataan ulang (editing) sebelum akhirnya saya simpan di Flash Disk. Jadi saya kemudian menyimpan source tersebut ke 'My Documents', tetapi setelah saya selesai melakukan editing tiba - tiba komputer saya mengalami 'hang'. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Komputer saya juga memiliki antivirus internal "AVG Antivirus" (versi terbaru tahun 2007) dan pastinya akan memberikan peringatan akan terdeteksinya sebuah virus. Dan ternyata hal saya khawatirkan pun terjadi pada komputer saya, komputer saya terinfeksi sebuah virus. Antivirus di komputer saya memang mendeteksi akan adanya virus tersebut, namun ia tak mampu melakukan cleaning pada file yang terinfeksi tersebut dikarenakan virus tersebut tidak diketahui jenisnya. saya begitu panik dan cemas. Namun saya memutuskan untuk menggunakan Antiviurs PC Media RC 19 yang sebelumnya telah saya 'copy' ke hardisk saya. Dan ternyata PCMav RC 19 mampu mendeteksi virus tersebut (Nama virusnya TrojanGeneric.MUY.exe) serta mampu melakukan pembersihan terhadap virus tanpa menghapus file yang terinfeksi virus tersebut. Sejak saat itu saya selalu berhati - hati jika hendak mengcopy data dari internet ke dalam flash Disk saya yang akan berdampak buruk terhadap komputer saya. Kesimpulan dan pelajaran yang saya dapatkan dari pengalaman pribadi saya tersebut ialah berhati - hati terhadap koneksi internet dan pastikan selalu Anda menggunakan Antivirus yang berkualitas dan bukan hanya itu pastikan juga Anda mengaktifkan Firewall di komputer Anda. Semoga pengalaman saya ini bisa menjadi pelajaran yang berharga juga bagi Anda yang benci akan adanya virus yang merestrict file dokumen Anda.

PRINTER LASER ANCAM KESEHATAN

Printer laser untuk rumahan dan kantor sedang menghadapi masalah yang berkaitan dengan kesehatan, dan akibatnya dapat menyerupai perokok pasif. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti kualitas udara Australia ini tampil kali pertama di jurnal American Society's Environmental Science & Technology edisi online. Dipastikan terdapat partikel - partikel berbahaya dari 62 printer laser, termasuk model - model printer dari pabrikan besar seperti Canon, Hewlett-Packard dan Ricoh. Partikel emisi yang dipercaya sebagai toner jatuh ke lantai, dan menyebar. Printer laser yang telah dipelajari daftarnya dapat dilihat di: http://pubs.acs.org/subscribe/journals/esthag-w/2007/aug/science/nl_printers.html. Lidia Morawska dan koleganya di Universitas Teknologi Queensland mengklasifikasi 17 dari 62 printer, atau 27 persen sebagai "penyumbang partikel emisi terbesar". Satu dari 17 printer tersebut mengeluarkan partikel emisi, yang jika dibandingkan sama dengan asap yang dihasilkan oleh rokok. Morawska menyebut emisi berbahaya ini dengan "ancaman kesehatan serius", karena partikel ini sangat kecil, dapat dihirup dengan mudah, dan dapat mengendap di dalam aliran darah. Efeknya bermacam - macam, seperti iritasi ringan sampai penyakit serius seperti cardiovascular atau kanker. Kemudian klasifikasi selanjutnya adalah 2 buah printer yang menyebabkan partikel emisi kelas menengah, 6 printer level rendah, dan 37 atau sekitar 60 persen dari printer yang diuji coba tidak menimbulkan partikel berbahaya sama sekali. HP, salah satu pabrikan besar printer, mendominasi masing - masing daftar level tinggi emisi, dan printer yang tidak mengandung emisi berbahaya.
Sumber : Majalah PC Mild 17/2007

WORM BERBAHAYA BAGI PARA PENGOLEKSI MUSIK

Bukan merupakan rahasia lagi, tiap orang suka mengoleksi musik pada PC mereka. Semakin banyak file musik yang tersimpan, semakin banyak pula space harddisk yang digunakan. Jumlah file musik yang tersimpan pada harddisk, yang menurut data terakhir dari comScore lebih besar. Rata - rata 880 file mp3, dan memakan space harddisk kurang lebih 3 GB. Tetapi hobby terhadap koleksi file musik dapat juga dimanfaatkan sebgai peluang untuk menyisipkan file virus. Worm terbaru yang belum terbongkaradalah W32.Deletemusic. Seperti namanya, worm ini menghapus file musik dalam sekejap mata. Worm ini menyebar dari komputer satu ke komputer lain dengan sendirinya, melalui semua drive yang tersedia pada PC, termasuk di dalamnya flash drive dan removable media. Jika media yang telah terinfeksi tersebut dihubungkan ke komputer lain, worm akan terus melanjutkan aksi jahatnya. Bagi Anda yang juga salah seorang pengoleksi file musik perlu memperhatikan, dan berhati - hati mengoneksikan media Anda ke atau dari komputer lain. Worm ini hanya beraksi pada komputer yang bersistem operasi Windows 2000/95/98/Me/NT/Server 2003/Vista/XP> Bagi pengguna PC, disarankan untuk men-disable fungsi autorun untuk menghindari penyebaran Worm.

TROJAN CURI JUTAAN DATA

Monster.com, sebuah situs pencari kerja telah mengalami pencurian data besar - besaran oleh sebuah Trojan, yang mencuri lebih dari 1.6 juta data dari database perusahaan. Symantec melaporkan, sebuah Trojan yang disebut Infostealer.Monster dapat mencuri data sensitif dari situs Monster.com, dengan menggunakan account karyawan yang kemungkinan telah dicuri oleh hacker. Dengan menggunakan account yang dicuri, Trojan ini masuk ke Monster.com, dan mencari resume para pelamar, lengkap dengan nama, alamat e-mail, alamat rumah, nomor telepon serta informasi penting lainnya. Kemudian Trojan ini berusaha untuk mem-posting informasi yang dicuri, pada sebuah remote server yang dikendalikan oleh hacker. Data yang berjumlah 1.6 juta ini berisi informasi penting milik ratusan ribu individual, dan mayoritas berbasiskan di AS. File utama yang digunakan oleh Trojan ini adalah ntos.exe, sebuah file exe yang juga digunakan oleh Trojan.Gpcoder.E Sebagai tambahan, Trojan.Gpcoder.E juga bergabung dengan menginfeksi e-mail. E-mail ini digunakan untuk informasi personal yang bertujuan menipu pengguna agar mendownload Monster Job Seeker Tool, yang sebenarnya adalah Trojan.Gpcoder.E. Sumber : Majalah PC Mild 19/2007 Info : WWW.theregister.com

Free Web Hosting with Website Builder